Print
Category: Penanganan Hama
Hits: 1038

Untuk memperoleh kebun yang sehat dan indah berbudi daya di kebun maupun pekarangan kita memerlukan pengendali hama yang sehat tetapi efektif untuk menghalau hama. Pengunaan Pestisida alami atau organik yang ampuh merupakan kebutuhan mutlak. Penggunaan pestisida kimia lebih banyak diminati karena pemahaman nya pasti akan lebih manjur. Pestisida formula kimia memang efektif untuk mengatasi hama karena hasilnya seketika. Seperti saat kita mengatasi gangguan nyamuk yang dicari adalah obat nyamuk yang sekali semprot nyamuk berjatuhan mati.

Kita harus pahami pestisida kimia selain memiliki dampak negatif terhadap penggunanya juga efektifitasnya terbatas. Kita harus mengetahui persis hama apa yang menyerang dan harus tahu pula bahan aktif pestisida yang harus digunakan. Pestisida kimia untuk insek ber beda dengan pestisida untuk kutu-kutuan. Jenis penyakit hama sangat bervariasi, ada insek, kutu-kutuan, jamur, Protozoa, virus, bakteri dan lain-lain. Akibatnya penggunaan pestisida formula kimia selain akan menggangu kesehatan pekebunnya juga sebenarnya mengeluarkan biaya mahal untuk menyelamatkan kebun nya.

Penggunaan pestisida alami yang manjur memang sangat diperlukan karena penggunaan pestisida yang berlebihan tidak sehat untuk tanaman konsumsi, seperti sayur-sayuran dan pohon buah. Terlebih penggunaan petisida kontak dimana bahan kimia untuk pembasmi hama masuk, meresap kedaalam jaringan tumbuhan. Begitu ada hama mencoba menyerang akan terbunuh saat menggrogoti tumbuhan tersebut.

Ada keraguan penggunaan dalam penggunaan penggunaan pestisida alami.  Sebenarnya pestisida alami juga merupakan bahan kimia yang kita peroleh dari tumbuh2an atau bahan-bahan yang diperoleh disekitar kita. Pendekatan dalam membasmi dan menanggulangi hama berbeda dengan penggunaan bahan kimia. Misalnya dalam menangani jamur atau fungi, bahan kimia yang digunakan berupa racun yang membunuh dalam waktu pendek. Seperti layaknya membunuh Cancer menggunakan Chemotheraphy. Sehingga kalau aplikasi terlalu dosisnya terlalu banyak akan membuat tanaman nya Layu.

Cara kerja pestisida organik yang baik berbeda, dalam kasus menangani fungi aplikasi fungisida organik adalah membuat  lingkungan hidup si fungi tidak kondusif misalnya 

Ada dua pengujian yang akan dilakukan, pertama adalah merupakan upaya pencegahan apakah cukup efektif dan  yang kedua adalah, setelah tanaman terserang baru kita aplikasikan pestisida tersebut, apakah dapat menyembuhkan nya.

Untuk upaya pencegahan aplikasi dilakukan saat tanaman memasuki fase generatif dimana saat itu hama dan penyakit tanaman ber munculan.

Untuk penelitian penyembuhan perlu menularkan penyakit ke tanaman baru dilakukan upaya penanggulangannya.